Khamenei dimakamkan di Mashhad di tengah meningkatnya ketegangan Iran–AS
Oleh Nathan Morley
Puluhan ribu warga memadati jalan-jalan di kota suci Mashhad pada Jumat ketika Iran memakamkan pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei, di kompleks Makam Imam Reza. Prosesi tersebut mengakhiri enam hari masa berkabung yang diselenggarakan di seluruh Iran dan negara tetangga, Irak.
Pemakaman itu berlangsung setelah saling serang antara Iran dan Amerika Serikat, yang mengancam menggagalkan upaya mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang yang menewaskan Khamenei. Garda Revolusi Iran menuduh Amerika Serikat membombardir dua jembatan pada jalur kereta api yang menghubungkan Teheran dan Mashhad dalam serangan semalam.
Khamenei dan beberapa anggota keluarganya tewas pada 28 Februari dalam serangan Israel terhadap kediamannya di Teheran, pada hari pertama perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Kehancuran dan pengangguran di Gaza
Dalam perkembangan lain di kawasan, Biro Statistik Pusat Palestina melaporkan bahwa tingkat pengangguran di Gaza melampaui 80 persen pada tahun 2025, jauh lebih tinggi dibandingkan 29 persen di Tepi Barat. Data tersebut dirilis menjelang peringatan Hari Kependudukan Sedunia.
Jumlah penduduk Palestina di seluruh dunia mencapai sekitar 15,5 juta jiwa pada akhir 2025, yang terdiri atas 5,6 juta orang di wilayah Palestina, 6,8 juta di negara-negara Arab, dan 1,9 juta di Israel.
Biro tersebut juga menyatakan bahwa lebih dari 198.000 bangunan di Gaza mengalami kerusakan sejak konflik Israel-Hamas meletus pada Oktober 2023, termasuk lebih dari 102.000 bangunan yang hancur total.