Cari

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Buruh dan kepala pemerintahan Inggris, membuka jalan bagi pemilihan pemimpin baru partai. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pemimpin Partai Buruh dan kepala pemerintahan Inggris, membuka jalan bagi pemilihan pemimpin baru partai.  (ANSA)

PM Inggris Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Difavoritkan Jadi Pengganti

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh dan kepala pemerintahan Inggris setelah mengakui dirinya tidak lagi mendapat dukungan yang cukup untuk memimpin partai menuju pemilu berikutnya.

Oleh Susy Hodges – London

Keir Starmer resmi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris sekaligus pemimpin Partai Buruh, membuka jalan bagi kontestasi kepemimpinan yang akan menentukan pemimpin pemerintahan Inggris berikutnya.

Starmer secara luas diperkirakan akan digantikan oleh Andy Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester yang dikenal populer dan karismatik. Burnham telah mengonfirmasi bahwa dirinya akan mencalonkan diri untuk menggantikan Starmer sebagai pemimpin Partai Buruh dan Perdana Menteri Inggris.

Pengunduran diri Starmer berarti Inggris akan bersiap memiliki perdana menteri ketujuh dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Tingkat pergantian kepemimpinan seperti ini menjadi yang tertinggi di Inggris dalam hampir dua abad terakhir.

Situasi tersebut mencerminkan kesulitan para pemimpin politik dalam mempertahankan dukungan publik yang semakin frustrasi akibat kegagalan berulang dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperbaiki layanan publik, dan mengatasi persoalan imigrasi ilegal.

Dalam pernyataan pengunduran dirinya di depan kediaman resmi perdana menteri di London, Starmer mengatakan bahwa dirinya akan meminta komite organisasi Partai Buruh untuk segera menyusun jadwal pemilihan pemimpin baru.

Proses pencalonan akan dibuka pada 9 Juli dan ditutup pada pertengahan Juli.

Starmer menegaskan bahwa dirinya akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan proses transisi kekuasaan berjalan tertib serta memberikan dukungan penuh kepada penerusnya.

Andy Burnham Muncul Sebagai Kandidat Terkuat

Hampir dipastikan bahwa penerus Starmer adalah Andy Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu tokoh paling populer di Partai Buruh.

Tak lama setelah pengunduran diri Starmer diumumkan, Burnham mengonfirmasi bahwa dirinya akan maju sebagai kandidat pemimpin partai.

Dukungan terhadap Burnham semakin menguat setelah mantan Menteri Kesehatan Inggris, Wes Streeting, menyatakan bahwa dirinya akan mendukung pencalonan Burnham.

Dukungan terhadap Starmer Terus Menurun

Pengunduran diri Starmer sebenarnya telah lama diperkirakan. Dukungan terhadapnya di dalam Partai Buruh terus merosot dalam beberapa bulan terakhir dan semakin memburuk setelah hasil mengecewakan partai tersebut dalam pemilihan lokal pada awal Mei.

Tekanan terhadap Starmer meningkat tajam pada Jumat pekan lalu ketika Andy Burnham meraih kemenangan yang lebih besar dari perkiraan dalam pemilihan sela di Makerfield, yang sekaligus memastikan kembalinya Burnham ke parlemen.

Dalam pemilihan tersebut, Burnham berhasil mengalahkan kandidat dari Partai Reform UK yang dipimpin Nigel Farage.

Partai Reform UK sendiri telah memimpin berbagai survei opini publik selama lebih dari satu tahun terakhir.

Kemenangan Burnham membangkitkan harapan di kalangan anggota parlemen Partai Buruh bahwa ia mampu membalikkan nasib partai yang kehilangan banyak dukungan di bawah kepemimpinan Starmer, meskipun Partai Buruh baru kurang dari dua tahun lalu meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum.

Janji Stabilitas bagi Inggris

Menanggapi pencalonannya, Burnham berjanji akan menghadirkan stabilitas dan kepemimpinan yang serius bagi Inggris.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap berfokus pada isu-isu yang paling penting bagi masyarakat, termasuk perekonomian, pelayanan publik, dan keamanan nasional.

Dengan dimulainya proses pergantian kepemimpinan ini, perhatian publik Inggris kini tertuju pada bagaimana Partai Buruh akan memilih pemimpin baru yang mampu memulihkan kepercayaan pemilih dan menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks menjelang pemilu mendatang.

Dengarkan laporan kami (Bahasa Inggris)
22 Jun 2026, 15:53