Cari

Universitas Sogang di Seoul Universitas Sogang di Seoul 

Seoul menjadi tuan rumah kolokium Kristen–Konfusianisme pertama

Dikasteri untuk Dialog Antaragama mempertemukan para pemimpin dan cendekiawan Kristen serta Konfusianisme guna mengeksplorasi bagaimana kedua tradisi tersebut dapat membantu membangun dunia yang lebih adil, damai, dan manusiawi.

Vatican News

Para pemimpin agama, cendekiawan, dan perwakilan dari tradisi Kristen serta Konfusianisme akan berkumpul di Universitas Sogang, Seoul, pada 4–5 Agustus dalam Kolokium Kristen–Konfusianisme pertama.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dikasteri untuk Dialog Antaragama bekerja sama dengan Konferensi Waligereja Korea, Universitas Sogang, dan Akademi Konfusianisme Korea.

Kolokium tersebut mengusung tema "Langit Baru, Bumi Baru dan Datong (Keharmonisan Agung, Persatuan Agung): Dialog Kristen–Konfusianisme untuk Membangun Masyarakat Ideal."

Menurut komunike yang dirilis pada hari Sabtu, para peserta akan membahas bagaimana Kekristenan dan Konfusianisme dapat bersama-sama menginspirasi tanggapan terhadap berbagai tantangan paling mendesak yang dihadapi masyarakat saat ini.

Siaran pers itu menjelaskan bahwa kedua tradisi tersebut berakar pada landasan teologis dan filosofis yang berbeda. Namun demikian, keduanya memiliki kepedulian yang sama terhadap martabat manusia, integritas moral, kepemimpinan yang bertanggung jawab, dan kesejahteraan bersama.

Pembahasan akan difokuskan terutama pada persoalan fragmentasi sosial, ketidakpastian moral, kerusakan lingkungan, serta ancaman terhadap perdamaian.

Siaran pers tersebut juga menyebutkan bahwa kolokium ini diharapkan ditutup dengan seruan untuk melanjutkan kerja sama Kristen–Konfusianisme di bidang pendidikan, pembinaan etika, dan pembangunan perdamaian.

Para penyelenggara berharap pertemuan ini menjadi awal dari tradisi dialog yang berkelanjutan antara para pengikut Kekristenan dan Konfusianisme.

01 Aug 2026, 12:53