Cari

Uskup Agung di Maidan Memorial di Kiev Uskup Agung di Maidan Memorial di Kiev 

Uskup Agung Gallagher mengunjungi Maidan Memorial di Kyiv

Pada hari terakhir kunjungannya ke Ukraina, Uskup Agung Paul Richard Gallagher bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky dan Menteri Luar Negeri sementara Andrij Sybiha di Kyiv, mengunjungi memorial Maidan, serta mengadakan pembicaraan dengan Dewan Gereja-Gereja dan Organisasi Keagamaan Seluruh Ukraina.

Oleh Roberto Paglialonga – Kyiv

Uskup Agung Paul Richard Gallagher telah mengakhiri misi lima harinya di Ukraina sebagai utusan khusus Paus Leo XIV. Hari terakhir kunjungan diisi dengan pertemuan bersama Presiden Volodymyr Zelensky dan Menteri Luar Negeri sementara Andrij Sybiha, serta kunjungan ke Maidan Memorial.

Di memorial tersebut, Uskup Agung Gallagher meletakkan seikat bunga mawar sebagai penghormatan kepada mereka yang gugur dalam Revolusi Martabat (Revolution of Dignity) pada 2013–2014. Monumen itu mengenang para demonstran yang kehilangan nyawa di Lapangan Kemerdekaan Kyiv ketika menyerukan hubungan yang lebih erat dengan Eropa serta reformasi politik, sekaligus mengenang mereka yang wafat dalam perang yang menyusul setelahnya.

Dalam pembicaraan dengan pejabat sementara Menteri Luar Negeri, Takhta Suci kembali menegaskan kedekatannya dengan rakyat Ukraina dan menyampaikan harapan akan terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Uskup Agung Gallagher bertemu dengan  sejumlah pejabat di Kiev.
Uskup Agung Gallagher bertemu dengan sejumlah pejabat di Kiev.

Peringatan 35 tahun pemulihan Gereja Katolik Ritus Latin

Hari terakhir kunjungan itu merupakan penutup dari rangkaian kegiatan pastoral dan diplomatik di berbagai wilayah Ukraina. Uskup Agung Gallagher sebelumnya mengunjungi Berdychiv untuk memimpin perayaan 35 tahun pemulihan Gereja Katolik Ritus Latin di Ukraina.

Di sana ia memimpin Misa yang dihadiri ribuan peziarah. Dalam homilinya, ia mengajak umat untuk tetap teguh dalam iman dan pengharapan meskipun menghadapi penderitaan akibat perang, seraya menyampaikan kedekatan dan doa Paus bagi mereka.

Selama kunjungan tersebut, Sekretaris Takhta Suci untuk Hubungan dengan Negara-Negara dan Organisasi Internasional juga bertemu dengan para uskup, imam, dan kaum religius, mengunjungi Katedral Kebangkitan Gereja Katolik Yunani di Kyiv, serta mengikuti berbagai pertemuan yang membahas dampak kemanusiaan dari konflik dan upaya-upaya berkelanjutan untuk membantu mereka yang terdampak.

Bertemu Dewan Gereja-Gereja dan Organisasi Keagamaan Seluruh Ukraina

Pada Sabtu malam, Uskup Agung Gallagher bertemu dengan para wakil Dewan Gereja-Gereja dan Organisasi Keagamaan Seluruh Ukraina. Mereka memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi komunitas-komunitas religius dan masyarakat luas, sekaligus menyoroti kerja sama yang baik di antara berbagai Gereja Kristen dan kelompok agama di Ukraina.

Mereka menegaskan bahwa perang masih menjadi tantangan utama bagi negara itu. Banyak warga telah kelelahan akibat konflik yang berkepanjangan, namun mereka tetap menegaskan kerinduan akan perdamaian yang adil.

Para anggota Dewan juga menyampaikan terima kasih kepada Takhta Suci dan Nunsius Apostolik untuk Ukraina, Uskup Agung Visvaldas Kulbokas, atas dukungan dan perhatian kemanusiaan yang terus diberikan. Mereka menekankan pentingnya solidaritas rohani, doa yang berkelanjutan, serta upaya-upaya diplomatik untuk membantu mengakhiri konflik.

Pembebasan rohaniwan dari wajib militer

Dewan tersebut juga menyoroti keputusan terbaru pemerintah Ukraina yang membebaskan para rohaniwan yang telah ditahbiskan dari kewajiban wajib militer. Menurut mereka, kebijakan itu merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran pastoral dan sosial Gereja yang sangat penting.

Uskup Agung Gallagher menyambut baik perkembangan tersebut dan menekankan pentingnya kerja sama seperti itu, terutama di tengah situasi perang.

20 Jul 2026, 12:25