Cari

2026.06.27 Concistoro Straordinario - IV Sessione

Konsistori: Sesi Keempat Berfokus pada Sinodalitas dan Imamat

Selama sesi keempat, para kardinal merefleksikan perlunya menghadirkan kepada para imam gambaran tentang imamat yang indah, kreatif, berjiwa Injili, dan pada saat yang sama tidak bersifat klerikalis. Mereka juga membahas risiko bahwa rumitnya proses konsultasi dapat membebani Gereja, justru pada saat Gereja dipanggil untuk memberikan kesaksiannya kepada dunia.

Vatican News

Bagian pertama dari sesi keempat Konsistori Luar Biasa dimulai pada Sabtu sore pukul 16.00. Beberapa tema yang mengemuka mencakup pendalaman dimensi asketis dan historis dari sinodalitas, sekaligus menghadirkan kepada umat beriman gambaran tentang imamat yang sungguh berjiwa Injili dan tidak bersifat klerikalis.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Kantor Pers Takhta Suci, disebutkan bahwa pertemuan berlangsung di Aula Sinode (New Synod Hall) dan dipandu oleh Kardinal Joseph William Tobin.

Tidak membebani Gereja

Setelah laporan pengantar dari Kardinal Mario Grech, sejumlah kardinal menyampaikan pandangan mereka.

Menurut Kantor Pers Takhta Suci, para kardinal menyoroti risiko kerumitan proses konsultasi dapat membebani Gereja pada saat Gereja justru dipanggil untuk memberikan kesaksian kepada dunia.

Pada saat yang sama ditegaskan kembali bahwa baik Gereja yang bersifat hierarkis maupun seluruh Umat Allah sama-sama mengambil bagian, meskipun dengan cara yang berbeda, dalam proses membedakan apa yang Roh Kudus katakan kepada Gereja.

Para kardinal juga menyoroti kontribusi komunitas Gereja-Gereja Katolik Timur, yang pengalaman sinodal mereka merupakan sumbangan penting bagi perjalanan sinodal seluruh Gereja.

Bagian pertama sesi berakhir pada pukul 17.00. Setelah waktu istirahat, agenda dilanjutkan dengan dialog bersama Paus Leo XIV, di mana setiap peserta diberi kebebasan untuk berbicara selama maksimal tiga menit.

27 Jun 2026, 19:28