Komunikator Kristen Eropa Kunjungi Media Vatikan
Vatican News
Tema konferensi ECIC tahun ini adalah “From Prompts to Prayers: Artificial Intelligence and Authentic Spirituality” (Dari Prompt Menuju Doa: Kecerdasan Buatan dan Spiritualitas yang Otentik).
Diselenggarakan di Casa La Salle, Roma, European Christian Internet Conference merupakan jaringan ekumenis yang mempertemukan para pemimpin Kristiani, pakar digital, teolog, dan perwakilan Gereja maupun organisasi terkait Gereja dari seluruh Eropa.
Tujuan ECIC, yang saat ini dipimpin oleh Agnieszka Godfrejów-Tarnogórska, juru bicara Gereja Lutheran di Polandia, adalah merefleksikan bersama bagaimana teknologi digital dapat mendukung dan membentuk komunikasi, kesaksian, serta evangelisasi Kristiani dalam lingkungan digital yang berkembang sangat cepat.
Menurut panitia, konferensi tahunan ini “mengumpulkan sekitar 30 peserta yang mewakili beragam tradisi Kristiani dan konteks Eropa, mendorong pertukaran mendalam, pembelajaran bersama, serta dialog ekumenis. Dari dua puluh sembilan konferensi ECIC sebelumnya, dua di antaranya pernah diselenggarakan di Roma, yaitu pada tahun 2005 dan 2012.”
Sebagai bagian dari konferensi tersebut, para peserta mengunjungi Dikasteri untuk Komunikasi di Palazzo Pio. Mereka berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi media Takhta Suci bersama Wakil Direktur Editorial Alessandro Gisotti, yang juga menjelaskan bagaimana Radio Vatikan, Vatican News, dan L’Osservatore Romano meliput Perjalanan Apostolik Paus Leo XIV yang sedang berlangsung di Spanyol.
Setelah diskusi di Sala Marconi, para anggota ECIC diajak mengunjungi ruang-ruang kendali produksi dan dapat melihat secara langsung bagaimana media Vatikan meliput kunjungan Paus, tepat pada saat Paus Leo tiba untuk kunjungan pastoralnya ke Kepulauan Canaria.
Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Dikasteri untuk Komunikasi Monsinyur Lucio Adrian Ruiz memberikan presentasi kepada peserta ECIC mengenai kecerdasan buatan dalam terang ensiklik Paus Leo, Magnifica Humanitas.