Kerja Sama Dikasteri Komunikasi dan Urbaniana Diperbarui
VATIKAN - Dokumen kerja sama itu ditandatangani oleh Prefek Dikasteri untuk Komunikasi, Paolo Ruffini, dan Pro-Prefek Dikasteri untuk Evangelisasi, Luis Antonio Gokim Tagle. Kesepakatan baru ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah dimulai pada 18 Juli 2025 dalam pengelolaan kegiatan penerbitan Universitas Kepausan Urbaniana. Perjanjian tersebut membuka sinergi strategis yang bertujuan mengoptimalkan sumber daya secara lebih efektif sekaligus memperkuat peran Urbaniana sebagai pusat ilmiah dan budaya dari Dikasteri untuk Evangelisasi.
Kerja sama ini merupakan hasil dari satu tahun pengalaman bersama yang memungkinkan kedua lembaga memperkuat tujuan bersama dan mengembangkan berbagai program kolaboratif. Salah satu hasil konkret dari proses tersebut adalah pengembangan merek penerbitan Urbaniana University Press – Pontificia Universitas Urbaniana yang terintegrasi dengan Libreria Editrice Vaticana.
Mengembangkan penelitian dan warisan budaya
Fokus utama kerja sama ini adalah produksi karya-karya ilmiah yang mengikuti standar penelitian akademik dalam bidang teologi, filsafat, hukum, dan misiologi. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada studi kawasan, dimulai dengan kawasan Asia dan Tiongkok, yang dalam waktu dekat akan diikuti oleh pengembangan studi mengenai Afrika.
Kesepakatan tersebut juga mencakup penerbitan berbagai karya yang bertujuan melestarikan dan mempromosikan kekayaan warisan budaya serta arsip bersejarah milik Propaganda Fide dan Universitas Kepausan Urbaniana.
Produksi editorial ini akan melengkapi berbagai publikasi akademik yang telah diterbitkan sebelumnya, termasuk jurnal ilmiah Urbaniana University Journal Euntes Docete dan Ius Missionale, serta berbagai monografi dan buku ajar yang diterbitkan oleh layanan penerbitan universitas.
Pelayanan bagi Gereja universal
Seluruh kegiatan penerbitan tersebut akan didukung oleh layanan percetakan dan distribusi global yang disediakan melalui jaringan Dikasteri untuk Komunikasi. Dengan demikian, kedua lembaga berharap dapat terus memperkuat pelayanan mereka bagi Gereja universal, khususnya bagi Gereja-Gereja muda yang sedang berkembang dalam karya evangelisasi pertama.
Kerja sama yang diperbarui ini menegaskan komitmen Vatikan untuk memajukan penelitian akademik, memperluas penyebaran pengetahuan teologis dan misioner, serta melestarikan warisan intelektual Gereja bagi generasi mendatang.