Santa Agata, pelindung kota Catania. Santa Agata, pelindung kota Catania.  

Paus: Santa Agata Tunjukkan Kemenangan Kasih atas Kematian

Paus Leo menulis surat untuk memperingati 900 tahun kembalinya relikui Santa Agata ke Catania, Sisilia.

Vatican News

“Dalam kemartiran Santa Agata, sebuah teladan luhur kesetiaan kepada Kristus dan kasih hingga pada titik penyerahan diri sepenuhnya, komunitas Gereja merenungkan kemenangan rahmat atas kekerasan, iman atas ketakutan, dan kasih atas kematian.”

Demikian kata-kata Paus Leo dalam sebuah surat kepada Kardinal Sekretaris Negara Pietro Parolin, yang ditunjuk sebagai Utusan Kepausan untuk perayaan 900 tahun kembalinya relikui martir Santa Agata ke kota Catania, Sisilia.

Santa Agata disiksa hingga meninggal dunia ketika masih remaja karena menolak menyangkal imannya dalam penganiayaan terhadap umat Kristiani yang dilancarkan Kaisar Romawi Decius pada abad ketiga.

Dalam suratnya, Leo menulis bahwa santa tersebut mengambil bagian dalam Sengsara Kristus dan tampil sebagai “kesaksian bercahaya tentang kekuatan yang Tuhan tanamkan dalam diri mereka yang tetap teguh menghadapi godaan dan pencobaan”.

Kehadiran yang “Hidup”

Paus menulis bahwa “Santuzza” atau “Santa Kecil”, demikian Santa Agata disebut di Catania, tetap menjadi sebuah “kehadiran yang hidup yang menjaga ingatan Kristiani umat dan memanggil mereka untuk menjalani kehidupan yang konsisten dengan Injil, serta menuju harapan dan kasih”.

Kehadirannya, tegas Paus, membuat persekutuan para kudus menjadi nyata dan “memperkuat kesadaran umat beriman bahwa Gereja yang berziarah di dunia ini ditopang oleh perantaraan dan teladan mereka yang telah mengambil bagian dalam kemuliaan surgawi”.

08 Aug 2026, 13:39