Cari

Konvoi internasional mengantarkan bantuan kepada keluarga-keluarga Palestina setelah pemeriksaan oleh tentara Israel, di pinggiran Desa Qusra, Tepi Barat. Konvoi internasional mengantarkan bantuan kepada keluarga-keluarga Palestina setelah pemeriksaan oleh tentara Israel, di pinggiran Desa Qusra, Tepi Barat.  

Paus Kembali Serukan Penghentian Kekerasan terhadap Warga Palestina di Tepi Barat

Setelah doa Angelus pada Minggu, Paus juga menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Dia juga berharap agar kegiatan olahraga juga menjadi tanda profetis perdamaian dan persaudaraan. Dalam kesempatan itu, Paus juga menyampaikan salam istimewa bagi para peziarah Polandia yang mengikuti ziarah tahunan ke Basilika Piekary Śląskie.

Oleh Christopher Wells

Setelah doa Angelus pada Minggu, Paus Leo XIV kembali menyerukan penghentian “berbagai tindakan kekerasan yang berulang terhadap penduduk Palestina di Tepi Barat.”

Bapa Suci juga menyampaikan seruan mendesak kepada komunitas internasional “untuk memastikan kemajuan menuju solusi dua negara, demi perdamaian yang adil dan langgeng.”

Takhta Suci secara konsisten menegaskan bahwa solusi dua negara, yang didasarkan pada perbatasan yang aman dan diakui secara internasional, merupakan satu-satunya jalan yang layak dan adil menuju perdamaian yang adil dan langgeng di Tanah Suci.

Posisi tersebut antara lain disampaikan Uskup Agung Gabriele Caccia dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Juli 2025.

Pada tahun yang sama, Pengamat Tetap Takhta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa saat itu kembali menegaskan pandangan Takhta Suci bahwa “Israel dan Palestina” pada akhirnya harus dapat “hidup berdampingan dalam damai dan keamanan, dalam perbatasan yang diakui secara internasional.”

Ia juga menegaskan bahwa kemajuan yang sungguh-sungguh dan langgeng hanya dapat dicapai “melalui multilateralisme, dialog yang sabar, dan kerja sama yang inklusif, bukan melalui penggunaan kekuatan.”

“Tanda Profetis Perdamaian dan Persaudaraan”

Dalam sapaan Angelus mingguannya, Paus Leo juga menyinggung dimulainya Mediterranean Games, sebuah ajang olahraga multikategori yang mempertemukan atlet dari negara-negara di Afrika, Asia, dan Eropa yang berbatasan dengan Laut Mediterania.

Tahun ini, ajang tersebut diselenggarakan di Kota Taranto, Italia bagian selatan.

Athletica Vaticana, asosiasi olahraga resmi Takhta Suci, juga ambil bagian dalam ajang tersebut dengan mengirimkan empat atlet untuk berkompetisi.

Bapa Suci mengungkapkan harapannya agar ajang olahraga tersebut menjadi “tanda profetis perdamaian dan persaudaraan di antara bangsa-bangsa di kawasan ini dan di seluruh dunia.”

Salam bagi Para Peziarah

Pada akhir sapaan Angelus, Paus Leo menyampaikan salam kepada para peziarah dari berbagai negara yang hadir.

Ia secara khusus menyapa banyak peserta ziarah perempuan tradisional ke Basilika Piekary Śląskie di wilayah Silesia Hulu, Polandia. 

16 Aug 2026, 13:06