Paus Leo menyapa orang-orang yang sakit, para penyandang disabilitas, dan mereka yang hidup dalam kemiskinan yang didampingi oleh Caritas Paus Leo menyapa orang-orang yang sakit, para penyandang disabilitas, dan mereka yang hidup dalam kemiskinan yang didampingi oleh Caritas   (@Vatican Media)

Paus Bertemu dengan Orang Sakit dan Mereka yang Hidup dalam Kemiskinan di Rimini: Kalian Berada di Rumah

Paus Leo XIV bertemu dengan orang-orang yang sakit, penyandang disabilitas, dan mereka yang hidup dalam kemiskinan yang didampingi oleh Caritas di Katedral Rimini, serta mengingatkan mereka akan kasih Allah bagi mereka.

Oleh Kielce Gussie

Setelah bertemu dengan para peserta Pertemuan Persahabatan Antarbangsa ke-47, Paus Leo XIV pergi ke Katedral Rimini untuk bertemu dengan orang-orang yang sakit, para penyandang disabilitas, dan mereka yang hidup dalam kemiskinan yang didampingi oleh Caritas.

Sambil menyampaikan rasa terima kasihnya atas Pertemuan tersebut, Paus menjelaskan bahwa Katedral adalah tempat di mana “kalian berada di rumah” karena Yesus menyambut orang sakit, orang miskin, dan para penyandang disabilitas sebagai pusat perhatian untuk “menyembuhkan mereka dan memulihkan kehidupan yang layak bagi martabat mereka”.


Dengan cara itu, Ia menunjukkan kasih dan belas kasih Allah yang tak terbatas. Setelah mengalami tanda-tanda tersebut dan disembuhkan, orang-orang itu mengikuti Yesus dan bergabung dengan komunitas para murid-Nya.

Paus Leo mengajak semua orang untuk mengikuti teladan ini. Kita dipanggil untuk membiarkan Yesus menyembuhkan kita, mengampuni kita, dan mengubah kita. Setelah itu, kita dipanggil untuk berjalan bersama dalam Gereja-Nya, yaitu komunitas yang Ia dirikan untuk membawa Injil kepada semua orang.

Dengan mengingat hal tersebut, Paus sekali lagi berterima kasih dan mendorong semua orang untuk “mengikuti Tuhan dengan mengambil bagian secara aktif dalam kehidupan Gereja—di paroki, dalam perkumpulan-perkumpulan, dan di tempat-tempat penerimaan serta pelayanan”.

Dalam saat-saat seperti itulah kita belajar dan mengalami kasih Allah yang agung dan menyadari bahwa kita semua adalah anak-anak-Nya serta saudara dan saudari satu sama lain.

Caritas Keuskupan Rimini menawarkan berbagai pelayanan untuk membantu dan merawat orang-orang yang paling rentan dalam komunitas setempat. Beberapa inisiatifnya mencakup dapur umum, Pelayanan Pendampingan bagi Kakek dan Nenek, pelayanan penjara, dan pelayanan di jalanan.

Mendukung misi Paus

Dalam sambutan penyambutannya kepada Paus, Uskup Nicolò Anselmi mengenangkan tokoh-tokoh yang secara spiritual menginspirasi Keuskupan tersebut: mulai dari dua orang muda yang baru-baru ini dibeatifikasi, Sandra Sabattini dan Alberto Marvelli, hingga kesaksian Hamba Allah Pastor Oreste Benzi, seorang imam dari Rimini dan pendiri Komunitas Paus Yohanes XXIII.

Mereka menjadi inspirasi bagi begitu banyak saudara dan saudari yang hadir, “yang sedang menjalani masa sulit dalam hidup mereka”: mulai dari penyakit hingga kecanduan, serta pemenjaraan.

“Yesus meminta kalian untuk memperhatikan orang-orang ini,” kata sang uskup.

Uskup Anselmi menjelaskan kepada Paus Leo bahwa katedral tersebut menyimpan dua relikui penting: satu relikui Santo Nikolas dari Bari, “yang memberi kita kesempatan untuk terlibat dalam dialog ekumenis yang berkelanjutan”, dan sehelai kain yang mengandung darah Santo Yohanes Paulus II, “yang dipamerkan di sini dalam sebuah pameran yang juga menampilkan foto Paus Wojtyła bersama Robert Prevost yang masih sangat muda”.

Akhirnya, sang uskup menyampaikan kepada Paus kata-kata penuh kepercayaan dan komitmen:

“Kami ingin membantu Anda melaksanakan tugas besar ini. Kami juga, bersama Anda dan seperti Petrus, menginginkan Yesus dan ingin saling mengasihi. Berkatilah kami, Yang Mulia, dalam kerinduan akan kasih yang ingin kami hayati dalam keluarga kami, di keuskupan kami, dan di dunia.”

22 Aug 2026, 17:35