Kardinal Dom Júlio Duarte Langa (Cremildo Alexandre, Rádio Encontro) Kardinal Dom Júlio Duarte Langa (Cremildo Alexandre, Rádio Encontro)  (Cremildo Alexandre, Rádio Encontro (Nampula, Moçambique))

Paus berduka atas wafatnya Kardinal Langa dari Mozambik, yang "mewartakan perdamaian"

Paus Leo mengirimkan telegram kepada Uskup Agung Francisco Chimoio, Administrator Apostolik Keuskupan Xai-Xai di Mozambik, untuk menyampaikan kedekatan rohani dan belasungkawa atas wafatnya Kardinal Júlio Duarte Langa, yang mengabdikan dirinya "dengan kesederhanaan, semangat, dan ketekunan kepada kawanan umat yang dipercayakan kepadanya, tanpa pernah membiarkan dirinya dipatahkan oleh berbagai kesulitan."

Vatican News

Paus Leo menyampaikan penghormatan kepada Kardinal Júlio Duarte Langa, Uskup Emeritus Xai-Xai, keuskupan di Mozambik yang dipimpinnya selama sekitar 28 tahun. Kardinal tersebut wafat tanggal 3 Agustus dalam usia 98 tahun.

Dalam telegram yang ditujukan kepada Uskup Agung Kapusin Fransiskan Francisco Chimoio, Administrator Apostolik keuskupan tersebut, Paus menyampaikan belasungkawa seraya mengatakan bahwa beliau memberikan "kedekatan rohani dan belasungkawa kepada para uskup Mozambik, kepada keluarga saudara terkasih ini, kepada keuskupan yang dilayaninya dengan penuh dedikasi, serta kepada seluruh bangsa yang sedang berduka atas kehilangan seorang gembala yang begitu mulia."

Mengupayakan masa depan yang penuh persaudaraan

Di tengah saat kehilangan ini, namun "terutama sebagai saat pengharapan", Paus Leo memuji Allah atas "umur panjang Dom Júlio serta rahmat imamatnya bagi Mozambik dan Gereja universal." Paus juga mengenang sejumlah ciri khas pelayanan pastoral almarhum Kardinal.

"Setia kepada Yesus, Guru dan Tuhannya," tulis Paus Leo, Kardinal Langa "belajar dari-Nya seni kedekatan dalam pelayanan pastoral kepada umat, dengan mengabdikan dirinya secara sederhana, penuh semangat, dan tekun kepada kawanan yang dipercayakan kepadanya."

"Paus melanjutkan, "Ia tidak pernah membiarkan dirinya dipatahkan oleh berbagai kesulitan, melainkan melihat justru di tengah kesulitan itu tempat-tempat yang haus akan Kabar Baik, terutama ketika menjadi perlu untuk mewartakan Injil perdamaian dan rekonsiliasi demi masa depan yang dipenuhi semangat persaudaraan bagi seluruh rakyat Mozambik."

05 Aug 2026, 11:42