Paus Leo XIV Tiba di Lampedusa, Memulai Kunjungan Pastoralnya
Oleh Isabella H. de Carvalho
Pesawat yang membawa Paus Leo XIV mendarat di Lampedusa pada pukul 08.54 waktu setempat. Kunjungan ini menjadi salah satu momen penting dalam awal masa kepemimpinannya, sekaligus menegaskan perhatian Gereja Katolik terhadap isu migrasi dan nasib para pengungsi.
Dalam agenda pertamanya, Paus dijadwalkan mengunjungi pemakaman setempat yang memiliki area khusus bagi para korban yang kehilangan nyawa saat mencoba menyeberangi Laut Mediterania.
Setelah itu, Paus akan menuju monumen “Gateway to Europe” (Gerbang Menuju Eropa), sebuah monumen seni sekaligus tempat peringatan bagi para migran yang meninggal dunia dalam upaya mencapai benua Eropa.
Selanjutnya, Paus Leo XIV akan mengunjungi Dermaga Favaloro. Di lokasi tersebut, ia akan bertemu dengan sejumlah migran serta memberkati sebuah plakat yang secara resmi mendedikasikan dermaga itu untuk mengenang Paus Fransiskus.
Kunjungan Paus Leo XIV ke Lampedusa memiliki makna simbolis yang kuat karena mengingatkan pada kunjungan Paus Fransiskus ke pulau yang sama pada 8 Juli 2013. Saat itu, Lampedusa menjadi tujuan perjalanan pastoral pertama Paus Fransiskus di luar Kota Roma setelah terpilih sebagai Paus.
Sebelum kembali ke Vatikan, Paus Leo XIV akan memimpin perayaan Misa Kudus dan menyapa para pejabat setempat, anak-anak, serta para relawan yang selama ini terlibat dalam pelayanan kemanusiaan bagi para migran dan pengungsi.
Menurut jadwal, Paus akan meninggalkan Lampedusa pada pukul 12.30 waktu setempat dan diperkirakan tiba kembali di Roma pada pukul 13.45.
Kunjungan ini dipandang sebagai kelanjutan dari perhatian Gereja Katolik terhadap para migran, pengungsi, dan korban kemanusiaan yang melintasi salah satu jalur migrasi paling berbahaya di dunia, yakni Laut Mediterania.
