Paus Leo XIV Kunjungi Kediaman Duta Besar AS untuk Takhta Suci pada Hari Kemerdekaan Amerika
By Deborah Castellano Lubov
Kunjungan tersebut dilakukan setelah Paus Leo menyelesaikan perjalanan pastoralnya ke Pulau Lampedusa, Italia selatan, yang dikenal sebagai salah satu pintu masuk utama para migran dan pengungsi yang menyeberangi Laut Mediterania menuju Eropa.
Dalam keterangan resminya, Kantor Pers Takhta Suci menyampaikan bahwa Paus memenuhi undangan Duta Besar Amerika Serikat untuk Takhta Suci guna menghadiri perayaan hari nasional Amerika Serikat.
Pada hari yang sama, Vatikan juga menerbitkan surat Paus Leo kepada rakyat Amerika Serikat. Dalam surat tersebut, Paus menyampaikan doa dan harapannya bagi bangsa Amerika yang sedang memperingati 250 tahun berdirinya negara tersebut.
Sehari sebelumnya, Jumat malam waktu Roma, Paus Leo XIV menerima Liberty Medal dari National Constitution Center Amerika Serikat sebagai penghargaan atas komitmennya sepanjang hidup dalam mempromosikan kebebasan beragama, kebebasan hati nurani, dan kebebasan berekspresi di seluruh dunia.
Paus kelahiran Chicago itu menyampaikan pidatonya melalui pesan video kepada para peserta yang berkumpul di Philadelphia. Dalam pesannya, ia berharap peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat menjadi momentum untuk memperbarui komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang melandasi kelahiran bangsa tersebut, terutama penghormatan terhadap kehidupan dan kebebasan.
“Sebagai putra dari negara besar ini, yang didirikan oleh pria dan wanita pemberani yang memimpikan kebebasan dan kehidupan yang lebih baik bagi diri mereka serta anak-anak mereka, saya bergabung dengan Anda semua dalam memohon berkat Tuhan bagi masa depan Amerika,” kata Paus Leo.
Ia berharap cita-cita luhur yang tertuang dalam Deklarasi Kemerdekaan tetap menjadi pedoman bagi perkembangan Amerika Serikat dalam persatuan, keadilan, dan perdamaian.
Paus menutup pesannya dengan doa singkat yang penuh makna: “Semoga Tuhan memberkati Amerika.”
