Foto arsip Paus Leo XIV Foto arsip Paus Leo XIV   (@Vatican Media)

Paus Leo XIV Beri Penghiburan bagi Orangtua yang Kehilangan Anak

Paus Leo XIV menyampaikan doa dan penghiburan bagi para orang tua yang berduka karena kehilangan anak dalam Pesan Hari Kehidupan 2026, seraya menegaskan martabat setiap kehidupan manusia sejak saat pembuahan.

Vatican News

Paus Leo XIV menyampaikan doa dan kedekatan rohaninya kepada para orangtua yang berduka karena kehilangan anak, terutama bayi yang meninggal pada usia dini. Pesan tersebut disampaikan dalam rangka Hari Kehidupan 2026 (Day for Life) yang akan diperingati oleh Konferensi Para Uskup Inggris dan Wales, Skotlandia, serta Irlandia pada 21 Juni mendatang.

Pesan Paus disampaikan melalui Surat Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, yang ditujukan kepada Uskup Agung John Sherrington menjelang peringatan tahunan tersebut.

Dalam surat itu, Paus menyampaikan apresiasinya atas tema yang dipilih tahun ini, yakni tentang keajaiban kemanusiaan penuh seorang anak sejak masih berada dalam kandungan, sekaligus upaya Gereja untuk mendampingi para ibu dan ayah yang mengalami kehilangan bayi.

Martabat Manusia Sejak Pembuahan

Mengutip ensiklik terbarunya, Magnifica Humanitas, Paus Leo XIV menegaskan bahwa setiap manusia memiliki martabat yang tak terhingga sejak saat pembuahan.

"Sejak saat pembuahan, setiap manusia dianugerahi martabat yang tak terbatas hanya karena keberadaannya, karena ia dikehendaki, diciptakan, dan dicintai oleh Allah," demikian bunyi pesan tersebut.

Menurut Paus, kasih Allah yang menyertai setiap pribadi manusia memberikan makna bagi kehidupan dan membuka jalan menuju kepenuhan hidup dalam keabadian bersama-Nya.

Karena itu, setiap kehidupan manusia layak dihormati, dilindungi, dan dihargai sejak awal keberadaannya hingga akhir hayat.

Penghiburan bagi Orangtua yang Berduka

Secara khusus, Paus Leo XIV menyampaikan doa dan kedekatannya kepada para orangtua yang sedang berduka karena kehilangan anak.

Ia menyadari bahwa kehilangan seorang anak merupakan pengalaman yang sangat menyakitkan dan meninggalkan luka mendalam dalam kehidupan keluarga.

Melalui pesannya, Paus berharap para orangtua yang memikul beban duka tersebut dapat menemukan dukungan dan penghiburan dalam komunitas Gereja.

"Bapa Suci berharap agar para orangtua ini menemukan dukungan yang mereka perlukan dalam komunitas Gereja, terutama melalui kehidupan yang diperkaya oleh doa dan sakramen-sakramen," tulis Kardinal Parolin atas nama Paus.

Paus juga mengingatkan bahwa Gereja dipanggil untuk hadir mendampingi mereka yang sedang berduka, menjadi tanda kasih Allah yang menyembuhkan dan menguatkan.

Menjadi Saksi bagi Anugerah Kehidupan

Pada bagian akhir pesannya, Paus Leo XIV menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam promosi dan pembelaan martabat kehidupan manusia melalui berbagai kegiatan Hari Kehidupan.

Ia memberikan Berkat Apostolik kepada seluruh peserta dan pendukung inisiatif tersebut.

Hari Kehidupan diperingati setiap tahun oleh Konferensi Waligereja Inggris dan Wales, Skotlandia, serta Irlandia sebagai kesempatan untuk menegaskan kembali martabat setiap pribadi manusia dan mendorong solidaritas bagi mereka yang menghadapi situasi sulit dalam berbagai tahap kehidupan.

Melalui pesannya tahun ini, Paus Leo XIV kembali mengajak umat beriman untuk menghargai kehidupan sebagai anugerah Allah yang berharga, sekaligus menunjukkan kepedulian dan pendampingan kepada keluarga-keluarga yang sedang mengalami kehilangan dan penderitaan.

16 Jun 2026, 18:28