Paus Leo Kenang Kardinal Ruini sebagai Saudara yang Bijaksana
Oleh Isabella H. de Carvalho
Dalam sebuah telegram yang dirilis pada Rabu, 17 Juni, Paus Leo XIV menyampaikan kedekatan dan belasungkawanya setelah menerima kabar wafatnya Kardinal Camillo Ruini, Vikaris Jenderal Emeritus Keuskupan Roma dan mantan Ketua Konferensi Waligereja Italia. Kardinal Ruini meninggal dunia pada Selasa, 16 Juni, dalam usia 95 tahun.
Paus Leo mengenang almarhum sebagai “saudara yang berpengalaman dan bijaksana, yang dicirikan oleh iman yang mendalam, kecerdasan yang tajam, dan visi yang jauh ke depan. Ia melayani Injil dan Gereja dengan kebijaksanaan serta pengorbanan diri.”
Paus juga mengenang karya-karyanya yang berbuah bagi Konferensi Waligereja Italia serta dialog yang produktif dengan dunia budaya dan intelektual.
Selain itu, Paus Leo XIV menegaskan rasa syukurnya kepada Tuhan atas kehidupan Kardinal Ruini.
“Saya bersyukur kepada Tuhan atas anugerah sosok Gereja yang terhormat ini,” tulis Paus dalam telegram yang ditujukan kepada Kardinal Baldassare Reina, Vikaris Jenderal Keuskupan Roma.
Di akhir pesannya, Paus memohon agar Tuhan, melalui perantaraan Santa Perawan Maria, menerima Kardinal Ruini ke dalam Yerusalem surgawi.
“Saya juga memberikan berkat apostolik kepada semua yang berduka atas kepergiannya, seraya menyampaikan rasa terima kasih kepada mereka yang telah merawatnya dengan penuh pengabdian,” tulis Paus.
Tokoh Penting Gereja Italia
Kardinal Camillo Ruini lahir di Sassuolo, Italia tengah, pada tahun 1931 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1954.
Ia menjabat sebagai Uskup Auksilier Reggio Emilia dari tahun 1983 hingga 1986. Pada tahun 1991, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya menjadi kardinal.
Pada tahun yang sama, ia ditunjuk sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Roma dan Imam Agung Basilika Santo Yohanes Lateran, jabatan yang diembannya hingga tahun 2008.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Konferensi Waligereja Italia hingga tahun 2007.
Sepanjang pelayanannya, Kardinal Ruini dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh dalam Gereja Katolik Italia pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21.
Keuskupan Roma, Ketua Konferensi Waligereja Italia saat ini Kardinal Matteo Zuppi, serta berbagai organisasi Katolik Italia lainnya telah mengeluarkan pernyataan yang mengenang dedikasi dan pelayanannya bagi Gereja.
Pemakaman Digelar di Basilika Santo Petrus
Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan Kardinal Ruini terus menurun sehingga ia harus menjalani perawatan harian di rumah.
Sebelumnya, ia sempat mengalami sejumlah masalah kesehatan, termasuk serangan jantung pada Juli 2024 dan gagal ginjal pada tahun 2025 yang mengharuskannya menjalani perawatan di rumah sakit.
Misa pemakaman Kardinal Camillo Ruini akan dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni, pukul 16.30 waktu setempat di Altar Takhta Santo Petrus, Basilika Santo Petrus, Vatikan.
