Sebuah bangunan runtuh menjadi puing-puing di General Santos setelah gempa bumi Sebuah bangunan runtuh menjadi puing-puing di General Santos setelah gempa bumi   ((c)2026 Manman Dejeto)

Paus Leo Doakan Warga Korban Gempa Bumi di Filipina

Paus Leo XIV mendoakan puluhan orang yang meninggal dunia akibat gempa bumi yang baru-baru ini mengguncang Filipina, sekaligus menyambut para Beato baru dalam Gereja

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang lepas pantai Filipina pada 8 Juni, memicu peringatan tsunami di sejumlah negara.

Dalam doa Angelus pada hari Minggu, Paus Leo XIV menyampaikan duka cita atas meninggalnya 37 orang akibat gempa tersebut dan dampak yang ditimbulkannya. Paus mengajak semua orang untuk mendoakan para korban dan keluarga mereka.

“Saya sungguh merasakan penderitaan yang dialami warga Filipina yang beberapa hari lalu dilanda gempa bumi yang berkekuatan besar,” ujarnya. “Saya berdoa bagi yang meninggal dunia dan keluarga masing-masing. Juga bagi yang terluka, serta semua yang menderita akibat bencana ini.”

Beatifikasi Terbaru

Secara terpisah, Paus Leo juga menyambut beatifikasi sejumlah beato baru dari berbagai belahan dunia.

Ia mengenang para imam diosesan, Romo Venceslao Drbola dan Romo Giovanni Bula dari Moravia, serta Romo Giovanni Świerc bersama delapan rekannya yang merupakan imam-imam Salesian asal Polandia.

“Mereka dibeatifikasi sebagai martir karena setia kepada Kristus dan berani mati melawan rezim  totaliter,” kata Paus.

Paus Leo kemudian menyoroti Beato Nazareno Lanciotti, seorang imam misionaris asal Italia yang dibeatifikasi di Mato Grosso, Brasil, pada Sabtu, yang menurutnya membela kaum termiskin dan paling rentan.

“Semoga teladan dan perantaraan para saksi yang berani ini menopang misi para imam dan seluruh Gereja,” ujarnya.

14 Jun 2026, 12:24