Cari

etugas penyelamat melakukan pencarian korban di antara reruntuhan bangunan di Carabelleda, Negara Bagian La Guaira, Venezuela, setelah dua gempa bumi besar mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan yang luas. etugas penyelamat melakukan pencarian korban di antara reruntuhan bangunan di Carabelleda, Negara Bagian La Guaira, Venezuela, setelah dua gempa bumi besar mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan yang luas.   (AFP or licensors)

Paus Leo Doakan Korban Gempa Venezuela yang Terus Bertambah

Paus Leo XIV menyampaikan solidaritasnya dan mengajak umat Katolik berdoa bagi rakyat Venezuela ketika jumlah korban jiwa akibat dua gempa bumi besar terus meningkat tajam.

Oleh Devin Watkins

Saat memimpin doa Angelus pada hari Minggu, Paus Leo XIV berbicara dalam bahasa Spanyol untuk menyampaikan kedekatannya dengan rakyat Venezuela yang pekan ini dilanda dua gempa bumi besar yang terjadi dalam waktu berdekatan.

Ia mengajak semua orang untuk bersatu dalam doa bagi para korban dan keluarga mereka, serta bagi para petugas yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

“Saya ingin menyampaikan kedekatan saya kepada saudara-saudari di Venezuela yang terdampak gempa bumi baru-baru ini, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, serta kerusakan material yang sangat besar,” kata Paus.

“Sembari berdoa kepada Tuhan bagi peristirahatan abadi mereka yang telah meninggal dunia, saya kembali menyatakan kedekatan spiritual saya kepada keluarga para korban, mereka yang terluka, dan semua yang terdampak tragedi ini. Pada saat yang sama, saya menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan kepada mereka yang dengan murah hati menjalankan upaya pencarian dan penyelamatan.”

Solidaritas Dewan Kardinal

Ketika menutup Konsistori Luar Biasa para Kardinal pada Sabtu malam, Paus Leo juga menyampaikan kedekatan seluruh Dewan Kardinal dengan rakyat Venezuela.

“Kami menjamin doa-doa kami bagi para korban, keluarga mereka, dan semua yang menderita akibat tragedi ini,” ujar Paus.

“Kami memohon agar solidaritas komunitas internasional tidak pernah berkurang bagi bangsa yang terkasih ini.”

Tim Penyelamat Bekerja Tanpa Henti

Tim-tim penyelamat terus bekerja siang dan malam untuk mencari korban di antara reruntuhan bangunan di La Guaira, salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah.

Jumlah korban jiwa pada Sabtu dilaporkan meningkat hingga mendekati 1.500 orang, sementara hampir 70.000 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Pada Rabu lalu, wilayah tersebut diguncang dua gempa bumi berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo.

Sebagai bentuk tanggapan segera, Paus Leo XIV mengirimkan bantuan darurat awal sebesar 100.000 euro untuk membantu para korban dan keluarga mereka.

Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan melalui Kantor Dermawan Apostolik Takhta Suci (Apostolic Almoner’s Office) dan dikoordinasikan bersama Nunsius Apostolik untuk Venezuela, Uskup Agung Alberto Ortega Martín, serta Uskup Agung Caracas, Uskup Agung Raúl Biord Castillo.

Gereja Katolik Bergerak Membantu Korban

Komunitas-komunitas Katolik dan berbagai lembaga amal di seluruh Venezuela juga bergerak cepat untuk membantu para korban.

Sejumlah gedung paroki dibuka untuk menampung keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal, sementara jaringan Caritas setempat menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Di tengah situasi yang masih berlangsung, Gereja Katolik terus mengajak umat beriman di seluruh dunia untuk mendoakan para korban dan mendukung berbagai upaya kemanusiaan bagi rakyat Venezuela.

28 Jun 2026, 12:38