Paus dijadwalkan bertemu dengan para korban pelecehan seksual sewaktu mengunjungi Spanyol
Oleh Salvatore Cernuzio
Perjalanan apostolik Paus ke Spanyol, yang dimulai tanggal 6 Juni akan termasuk pertemuan dengan “para korban pelecehan oleh biarawan di Spanyol.” Hal ini dikonfirmasikan oleh Matteo Bruni melalui Telegram Kantor Pers Tahta Suci, menyusul “beredarnya laporan di media.”
“Pertemuan itu akan diorganisir oleh Gereja Spanyol. Informasi selanjutnya akan diadakan setelah pertemuan itu sendiri, dengan menghormati para korban, keinginan dan privacy mereka,” Bruni menerangkan.
Masalah pelecehan ini tetap menjadi masalah menyakitkan untuk Gereja Spanyol, yang dalam beberapa tahun terakahir telah menerapkan berbagai inisiatif untuk pencegahan dan ganti rugi. Yang terbaru, di bulan Maret, sebuah protokol telah disetujui oleh Konferensi Wali Gereja Spanyol, Konferensi Keagamaan, dan Kementerian Sekretariat Negara Spanyol untuk menyelesaikan kenyataan pahit ini berdasarkan kebenaran dan keadilan.
Beberapa media setempat juga telah mengangkat masalah ini sebelum kunjungan kepausan, dan melaporakan bahwa sejumlah korban Spanyol telah mengirimkan surat mengajukan audiensi ke Sri Paus.
Konfirmasi dari Vatikan ini untuk memastikan bahwa Paus Leo XIV akan mengadakan dialog pribadi dan tertutup ini, sama dengan yang telah dilakukan selama kepausan Paus Benediktus XVI selama kunjungannya ke AS tahun 2008, Inggris, Australia, dan Jerman. Pertemuan serupa juga dilakukan sewaktu kunjungan kepausan Paus Fransisku Ketika mengunjungi Chile, Irlandia, Portugal dan Belgia.
