Cari

Intensi Doa Paus Bulan Juni: Agar Olahraga Menjadi Sarana Perdamaian dan Persaudaraan

Paus Leo XIV merilis intensi doanya untuk bulan Juni dan mengajak umat Katolik untuk berdoa "bagi nilai-nilai olahraga", agar setiap kegiatan olahraga dapat memajukan perdamaian, persaudaraan, dan persekutuan.

Deborah Castellano Lubov

 

Paus Leo XIV mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk bergabung dengannya sepanjang bulan Juni dalam doa bagi nilai-nilai luhur olahraga.

Ajakan tersebut disampaikan melalui video bulanan "Berdoa Bersama Paus" (Pray with the Pope) yang dirilis pada Kamis dan dipersiapkan oleh Jaringan Doa Sedunia Paus (Pope's Worldwide Prayer Network).

Dalam doanya, Paus mengakui bahwa dunia olahraga memiliki banyak manfaat sekaligus tantangan tersendiri. Karena itu, ia berdoa agar olahraga senantiasa menjadi sarana yang memajukan perdamaian dan persaudaraan.

Sekolah Persaudaraan, Perdamaian, dan Perjumpaan

Paus mengucap syukur kepada Tuhan atas "anugerah olahraga, bagi mereka yang memuliakan Allah melalui latihan jasmani mereka, bagi persahabatan yang lahir di lapangan, dan sukacita bermain sebagai sebuah tim."

Mengingat bahwa Tuhan mengajarkan bahwa "dalam kehidupan, seperti dalam permainan, tidak seorang pun diselamatkan sendirian", Paus menegaskan bahwa manusia membutuhkan sesama untuk bertumbuh, belajar menghormati orang lain, melampaui keterbatasan diri, dan merayakan bersama keberhasilan yang dicapai.

Karena itu, Paus Leo XIV berdoa agar olahraga "selalu menjadi sekolah persaudaraan, bukan persaingan yang hampa; menjadi ruang perjumpaan, bukan eksklusi; menjadi jalan menuju perdamaian, bukan kekerasan."

Mempersatukan Bangsa-Bangsa dan Mendekatkan Manusia kepada Kristus

Paus juga berdoa agar mereka yang bermain, berlatih, maupun memberikan dukungan dalam olahraga dapat menemukan di dalamnya bahasa universal yang menyatukan berbagai budaya dan bangsa, serta menumbuhkan rasa hormat, solidaritas, dan perkembangan pribadi.

Lebih lanjut, ia memohon agar setiap cabang olahraga menjadi "perumpamaan tentang kehidupan yang dijalani bersama-Mu, bekerja dengan sukacita dan usaha yang sungguh-sungguh, hidup dengan rendah hati dalam kekalahan dan penuh syukur atas kemenangan yang Engkau anugerahkan melalui Kebangkitan-Mu."

Menutup doanya, Bapa Suci memohon agar Roh Kudus senantiasa menyertai umat beriman.

"Semoga Roh-Mu tidak pernah absen dari kami, menjadikan kami satu tim yang bersatu dengan-Mu untuk membangun persekutuan dan persaudaraan dalam sejarah manusia."

Jaringan Doa Sedunia Paus

Jaringan Doa Sedunia Paus didirikan pada tahun 1844 dengan nama Apostolat Doa (Apostleship of Prayer). Karya kepausan ini dipercayakan kepada Serikat Yesus (Jesuit).

Pada Desember 2020, mendiang Pope Francis menetapkannya sebagai Yayasan Vatikan, dan pada Juli 2024 menyetujui statuta finalnya.

Saat ini jaringan tersebut hadir di lebih dari 92 negara dan membentuk komunitas rohani yang terdiri dari lebih dari 22 juta anggota yang berupaya menjalani setiap hari dalam keterbukaan terhadap misi Allah.

Pusat dari karya ini adalah intensi doa bulanan Paus yang mengajak umat beriman untuk memberi perhatian khusus pada berbagai tantangan mendesak yang dihadapi umat manusia dan misi Gereja di dunia saat ini.

 

02 Jun 2026, 15:00