Uskup Agung Colombo: Kunjungan Paus ke Argentina Bawa Pesan Perdamaian
Oleh María Cecilia Mutual
Gereja Katolik di Argentina menyambut dengan penuh sukacita pengumuman resmi dari Kantor Pers Takhta Suci mengenai Kunjungan Apostolik Paus Leo XIV ke negara tersebut. Kunjungan yang telah lama dinantikan itu dipandang sebagai kesempatan untuk meneguhkan iman serta memperbarui komitmen komunitas Katolik dalam karya evangelisasi.
"Ini adalah kunjungan yang telah lama dinantikan semua orang," kata Uskup Agung Marcelo Daniel Colombo, Ketua Konferensi Waligereja Argentina sekaligus Uskup Agung Mendoza, kepada Vatican News.
"Kami sangat bersukacita menyambut Bapa Suci di negara kami, menerima beliau sebagai saksi Kristus dan peziarah Kabar Gembira-Nya. Kami tahu beliau membawa pesan harapan, datang dalam nama Kristus, sekaligus menghadirkan sukacita Injil."
Pernyataan itu disampaikan setelah diumumkannya Perjalanan Apostolik Paus Leo XIV ke Amerika Selatan yang akan berlangsung pada 6–17 November. Selama berada di Argentina, Paus dijadwalkan mengunjungi Buenos Aires, Córdoba, dan Luján pada 8–11 November. Argentina menjadi negara kedua dalam rangkaian perjalanan apostolik internasional keenam Paus Leo XIV, setelah Uruguay dan sebelum Peru.
Persiapan matang dengan fokus pastoral
Uskup Agung Colombo mengatakan persiapan dimulai segera setelah muncul kemungkinan kunjungan Paus ke Argentina. Berbagai tim telah dibentuk untuk menangani aspek teknis penyelenggaraan, mempelajari pengalaman kunjungan apostolik sebelumnya, serta berkonsultasi dengan para pejabat Gereja yang pernah terlibat dalam penyelenggaraan kunjungan kepausan.
"Dalam proses tersebut kami mempelajari pengalaman kunjungan apostolik terakhir dan berkonsultasi dengan para pejabat Gereja yang terlibat dalam penyelenggaraannya," ujarnya.
Menampilkan wajah Gereja Argentina
Di luar aspek logistik, Uskup Agung Colombo menekankan bahwa persiapan terutama diarahkan pada dimensi pastoral.
"Yang paling penting bagi kami adalah kehidupan Gereja yang akan menyambut beliau," katanya. "Kehidupan Gereja itu diwujudkan melalui para uskupnya. Karena itu, kunjungan Paus menjadi salah satu pokok pembahasan utama dalam sidang pleno terakhir Konferensi Waligereja Argentina."
Menurutnya, para uskup saling berbagi pandangan dan harapan berdasarkan realitas yang dihadapi masing-masing keuskupan dan provinsi gerejawi, sehingga kunjungan Paus benar-benar mencerminkan keragaman sekaligus dinamika Gereja di Argentina.
Pembawa pesan perdamaian
Uskup Agung Mendoza itu mengatakan bahwa sejak awal masa kepausannya, Paus Leo XIV telah mendampingi Gereja melalui "kata-kata dan tindakan sebagai gembala yang baik."
"Kini beliau akan hadir di tengah kami, menjalani kunjungan evangelisasi bersama masyarakat Argentina dan membawa pesan yang kuat tentang perdamaian, penghormatan terhadap martabat manusia, serta pembaruan hidup menggereja," katanya.
Ia menambahkan bahwa sinodalitas dan misi merupakan dua tema yang terus muncul dalam ajaran maupun berbagai seruan Paus Leo XIV.
"Sinodalitas dan misi—misi dan sinodalitas—yang saling terkait erat merupakan tema yang terus berulang dalam pesan dan ajakan Bapa Suci," ujarnya.
Perayaan di Luján
Sebelum meninggalkan Argentina, Paus Leo XIV akan berziarah ke Luján untuk berdoa di hadapan Bunda Maria dari Luján, pelindung bangsa Argentina.
Menurut Uskup Agung Colombo, perayaan itu akan menjadi "sumber sukacita sekaligus kesempatan untuk berjumpa dengan Bunda kita, pelindung seluruh rakyat Argentina."
"Memiliki Paus di sana—sebagaimana dahulu kami sering menyambut Kardinal Bergoglio, Uskup Bergoglio, Pastor Bergoglio, dan juga pernah menyambut Paus Yohanes Paulus II—akan menjadi kesempatan yang indah untuk mengalami kunjungan Paus dalam semangat persatuan sebagai anak-anak Allah," tutup Ketua Konferensi Waligereja Argentina itu.