Cari

Uskup Fernandes berbicara dengan keluarga-keluarga pada pembukaan Ave Maria Academy, sekolah paroki pertama yang dibuka di keuskupan tersebut dalam 30 tahun. Uskup Fernandes berbicara dengan keluarga-keluarga pada pembukaan Ave Maria Academy, sekolah paroki pertama yang dibuka di keuskupan tersebut dalam 30 tahun.  

Uksup Columbus Serukan Formasi Kaum Muda Seiring dengan Melonjaknya Peminat Sekolah Katolik di Ohio

Dengan meningkatnya kapasitas sekolah-sekolah Katolik termasuk sekolah dasar baru di Keuskupan Columbus, Amerika Serikat hingga nyaris penuh dalam 30 tahun, Uskup Earl Fernandes menyatakan harapannya atas eksistensi sekolah katolik dalam surat pastoral.

Oleh Karol Darmoros & Romo Paweł Rytel-Andrianik

Uskup Fernandes menulis “Pendidikan Katolik: Sebuah Tindakan Pengharapan” pada awal tahun ajaran baru, setelah Yubileum Dunia Pendidikan dan Surat Apostolik Paus Leo XIV “Menggambar Peta-Peta Harapan Baru”.

Berbicara kepada Vatican News, Uskup Earl K. Fernandes dari Columbus mengatakan bahwa keuskupannya sedang mengalami apa yang ia sebut sebagai “pertumbuhan fenomenal” di sekolah-sekolah Katoliknya.

Keuskupan tersebut membuka sekolah dasar baru pertamanya dalam tiga dekade dan berencana membangun sebuah sekolah menengah atas baru. Uskup Fernandes mengatakan bahwa pertumbuhan ini menciptakan sebuah kesempatan misioner yang besar.

“Kesempatan untuk mendidik dan membentuk hati, pikiran, dan jiwa anak-anak muda kita sungguh luar biasa,” katanya. “Kami ingin membawa sukacita Injil kepada semua orang dan mendampingi anak-anak muda dalam perjalanan iman mereka.”

Panggilan bersama

Para uskup, pastor, kepala sekolah, guru, dan keluarga semuanya memiliki tanggung jawab bersama untuk mewartakan Injil kepada kaum muda, tegas Uskup Fernandes. Para orang tua adalah “pendidik pertama anak-anak mereka dalam jalan iman”, sementara para pendidik harus memahami pekerjaan mereka sebagai sebuah panggilan, katanya.

“Memang, kita semua bertanggung jawab bersama atas evangelisasi kaum muda kita,” katanya.

Mengusulkan Kristus

Dengan jumlah pertumbuhan masyarakat yang cepat, Uskup menyatakan harapannya yang berakar bukan pada kekerasan atau produktivitas, melainkan pada pendidikan hati kaum muda agar mereka bertumbuh menuju kepenuhan dalam Kristus.

Intinya adalah keyakinan yang jelas terhadap visi Kristiani mengenai kehidupan.

“Yesus Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup,” katanya. “Kita tidak dapat memaksakan Dia, tetapi kita harus mengusulkan Kristus dan segala kebaruan yang Dia bawa.”

Ia juga menyampaikan metode Uskup Luigi Giussani, pendiri Communion and Liberation, sebagai sesuatu yang sangat efektif saat ini.

Uskup Fernandes menyebut sistem pendidikan Katolik sebagai “pertahanan terbaik bagi pribadi manusia melawan sekularisasi dan melawan paradigma teknokratis yang mendominasi masyarakat saat ini”.

Jawaban terhadap persoalan-persoalan kehidupan, simpulnya, ditemukan dalam Yesus Kristus, “yang sama kemarin, hari ini, dan selamanya”.

21 Aug 2026, 11:09