Persiapan Hari Orang Muda Sedunia 2027 di Seoul Makin Intensif
Oleh Isabella H. de Carvalho
Dengan tersisa satu tahun menuju Hari Orang Muda Sedunia (World Youth Day/WYD) Seoul 2027, Komite Penyelenggara Lokal (Local Organizing Committee/LOC) kini memasuki tahap pelaksanaan penuh berbagai persiapan. Berbagai sektor terus dimatangkan, mulai dari kerja sama internasional, pelayanan peziarah, akomodasi, transportasi, keamanan, layanan kesehatan, hingga komunikasi.
Hari Orang Muda Sedunia merupakan pertemuan internasional Gereja Katolik yang diselenggarakan setiap beberapa tahun dan mempertemukan jutaan orang muda Katolik dari berbagai negara. Edisi tahun 2027 akan berlangsung di ibu kota Korea Selatan, Seoul, pada 3–8 Agustus 2027. Ini akan menjadi WYD kedua yang diselenggarakan di Asia setelah Manila pada tahun 1995, sekaligus yang pertama di negara dengan umat Kristiani sebagai kelompok minoritas.
"Selama tiga tahun terakhir kami memusatkan perhatian pada pembangunan fondasi penyelenggaraan acara ini," ujar Uskup Agung Seoul, Peter Soon-taick Chung, yang juga menjabat Presiden Komite Penyelenggara Lokal.
"Tahun mendatang akan menjadi masa untuk menyelesaikan seluruh persiapan sekaligus menyambut kaum muda dari seluruh penjuru dunia. Kami akan melakukan segala upaya agar WYD Seoul 2027 menjadi perayaan penuh harapan sekaligus kesaksian tentang keramahtamahan dan solidaritas Korea serta Kota Seoul," katanya.
Berjalan Bersama Kaum Muda Menuju Seoul
Kardinal Kevin Farrell, Prefek Dikasteri untuk Awam, Keluarga, dan Kehidupan, mengatakan bahwa dengan tinggal satu tahun lagi menuju pembukaan WYD Seoul 2027, kaum muda yang akan datang ke Korea bersama para gembalanya kini semakin menjadi pusat perhatian seluruh persiapan.
"Selama empat puluh tahun penyelenggaraannya, Hari Orang Muda Sedunia terus diperkaya oleh iman, semangat, dan partisipasi aktif kaum muda serta Gereja-Gereja lokal," ujarnya.
Karena itu, Kardinal Farrell kembali mengajak para uskup dan para penanggung jawab pastoral kaum muda di seluruh dunia untuk mendampingi generasi muda menuju Seoul 2027.
"Saya memperbarui ajakan kepada para uskup dan seluruh penanggung jawab pastoral kaum muda di berbagai belahan dunia untuk berjalan bersama kaum muda menuju Seoul 2027. Manfaatkanlah seluruh sarana yang telah disediakan sebagai bagian dari persiapan mereka, sehingga mereka dapat mengalami ziarah ini sebagai pengalaman iman yang sejati, persekutuan Gereja, serta perjumpaan pribadi dengan Yesus."
Lagu Tema dan Gerakan Menanam Pohon
Peringatan satu tahun menuju WYD yang jatuh pada Senin, 3 Agustus 2026, akan ditandai dengan peluncuran lagu tema resmi melalui kanal YouTube WYD Seoul 2027.
Lagu tersebut dipilih dari 434 karya yang dikirimkan kepada panitia, termasuk 294 karya yang berasal dari luar Korea.
Lagu pemenang berjudul "Confidite, Ego Vici Mundum" atau "Kuatkanlah hatimu! Aku telah mengalahkan dunia", sebuah kutipan dalam bahasa Latin dari Injil Yohanes yang juga menjadi tema resmi WYD Seoul 2027. Lagu tersebut diciptakan oleh komponis Korea, Francis Jiyoon Kim.
Menurut Kardinal Farrell, lagu tema tersebut, bersama doa resmi yang telah lebih dahulu diterbitkan serta lima santo pelindung WYD Seoul 2027, merupakan sarana pastoral penting yang akan membantu kaum muda mempersiapkan diri secara rohani menuju perhelatan tahun 2027.
Pada tanggal 3 Agustus, Komite Penyelenggara juga akan meluncurkan Breath of Life Tree-Planting Campaign, sebuah gerakan yang mengajak kaum muda di berbagai negara menanam pohon di tempat masing-masing dan membagikan partisipasi mereka melalui media sosial.
Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif lokal yang dimulai pada tahun 2025 bekerja sama dengan Korea Forest Service dan Pemerintah Metropolitan Seoul.
Gerakan tersebut terinspirasi oleh ensiklik Laudato Si' karya Paus Fransiskus. Kampanye serupa juga pernah dilaksanakan menjelang WYD Lisboa 2023 di Portugal, di mana hampir 18.000 pohon berhasil ditanam sebelum penyelenggaraan acara dimulai pada 1 Agustus 2023.
Pendaftaran Segera Dibuka
Pendaftaran resmi bagi para peziarah dijadwalkan dibuka pada paruh kedua tahun 2026. Seluruh informasi mengenai paket perjalanan serta panduan mengikuti WYD akan tersedia melalui situs resmi penyelenggara.
Pendaftaran relawan juga akan dibuka pada periode yang sama.
Hingga saat ini sebanyak 378 relawan telah terlibat dalam berbagai persiapan. Rekrutmen relawan dari Korea maupun luar negeri akan dimulai bersamaan dengan pembukaan pendaftaran peziarah, disertai program pelatihan, pembinaan rohani, dan pendampingan psikologis.
Sebagai perbandingan, lebih dari 25.000 relawan ambil bagian dalam penyelenggaraan WYD Lisboa pada tahun 2023.
Sebelum mengikuti rangkaian utama di Seoul, para peserta muda juga akan mengikuti program "Days in the Dioceses" yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2027 di 15 keuskupan di seluruh Korea Selatan. Dalam program tersebut mereka akan tinggal bersama komunitas-komunitas lokal untuk mengenal lebih dekat kehidupan iman serta budaya Gereja di Korea.