Cari

Foto arsip: Ratusan uskup Katolik Amerika Serikat merayakan Misa di Orlando sebagai bagian dari peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Foto arsip: Ratusan uskup Katolik Amerika Serikat merayakan Misa di Orlando sebagai bagian dari peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.  

Para Uskup Florida Memohon Gubernur Tunda Eksekusi Dua Terpidana Mati

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Eksekutif Konferensi Waligereja Florida, para uskup meminta Gubernur Florida Ron DeSantis untuk menunda pelaksanaan eksekusi terhadap dua terpidana mati. Mereka menegaskan bahwa kejahatan yang dilakukan kedua narapidana tersebut “sangat keji”, namun menekankan bahwa “keadilan tetap dapat ditegakkan sekaligus belas kasih dapat diwujudkan.”

Oleh Kielce Gussie

Pada 21 Juli, Direktur Eksekutif Konferensi Waligereja Katolik Florida, Michael B. Sheedy, mengirimkan surat kepada Gubernur Florida Ron DeSantis yang mendesaknya untuk menunda pelaksanaan eksekusi terhadap dua terpidana mati, James Duckett dan Dominick Occhicone Jr., serta mengubah hukuman mereka.

Kedua terpidana tersebut divonis atas kasus pembunuhan yang berbeda. James Duckett dihukum karena membunuh Teresa McAbee yang berusia sebelas tahun pada 1987, sementara Dominick Occhicone Jr. dinyatakan bersalah atas pembunuhan Raymond dan Martha Artzner pada 1986. Keduanya dijadwalkan menjalani eksekusi pada 28 Juli.

Dalam surat tersebut, Sheedy menegaskan bahwa kejahatan yang dilakukan kedua narapidana itu merupakan tindakan yang "sangat keji" dan bahwa kehilangan yang dialami keluarga para korban merupakan "dukacita mendalam yang akan mereka bawa sepanjang hidup."

Melalui surat itu, Konferensi Waligereja Katolik Florida memohon kepada gubernur agar pelaksanaan eksekusi ditunda dan hukuman mati keduanya diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Kedalaman kejatuhan manusia

Mengutip ensiklik Evangelium Vitae karya Paus Santo Yohanes Paulus II, Sheedy menegaskan bahwa Paus tidak menutup mata terhadap "kegelapan dan kebejatan yang dapat menjerumuskan manusia", mengingat beliau sendiri pernah mengalami langsung kekejaman rezim Nazi maupun Soviet. Berbekal pengalaman tersebut tentang pergulatan antara kebaikan dan kejahatan dalam kehidupan manusia, Paus asal Polandia itu mengajak semua orang untuk menghadapi "permusuhan kuasa-kuasa jahat" sebagaimana Allah sendiri telah mengajarkannya.

Pada bagian awal Evangelium Vitae, Paus Yohanes Paulus II merenungkan kisah Kain dan Habel dalam Kitab Suci. Pembunuhan Habel oleh Kain dipandang sebagai dosa yang sangat berat, yakni "perampasan nyawa manusia yang tidak bersalah."

Sheedy menekankan bahwa Allah tidak membiarkan Kain bebas tanpa hukuman. Sebaliknya, Allah menjatuhkan hukuman yang berat kepadanya, namun tidak menghendaki agar Kain dihukum mati. Merefleksikan kisah tersebut, Paus Yohanes Paulus II menulis, "Bahkan seorang pembunuh pun tidak kehilangan martabat pribadinya."

Atas dasar itulah para uskup Florida mendesak Gubernur DeSantis untuk tidak melanjutkan eksekusi terhadap Occhicone dan Duckett. Menurut Sheedy, menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup tidak berarti mengurangi beratnya kejahatan yang telah mereka lakukan. Sebaliknya, hal itu merupakan pengakuan bahwa Allah adalah sumber kehidupan dan hanya Dialah yang berhak mengambil kehidupan manusia, "kecuali apabila tidak ada cara lain untuk melindungi kepentingan bersama."

Selain itu, Sheedy juga menilai akan menjadi tindakan yang "sangat tidak berperikemanusiaan" apabila para petugas negara harus melaksanakan dua eksekusi pada hari yang sama.

Para uskup menegaskan kepada Gubernur DeSantis bahwa menegakkan keadilan dan menunjukkan belas kasih bukanlah dua hal yang saling bertentangan. "Kita dapat menyerahkan penghakiman terakhir atas setiap pribadi kepada Allah."

Surat tersebut juga menyampaikan doa para uskup bagi ketenangan jiwa Teresa McAbee serta Raymond dan Martha Artzner, sekaligus memohon penghiburan bagi keluarga mereka yang ditinggalkan.

Menutup suratnya, Direktur Eksekutif Konferensi Waligereja Katolik Florida menyampaikan bahwa doa para uskup juga ditujukan bagi Gubernur DeSantis agar mempertimbangkan permohonan tersebut. Ia menutup surat itu dengan kutipan Kitab Suci sebagai bahan permenungan:

"Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? Demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah Aku lebih berkenan kalau ia berbalik dari tingkah lakunya dan hidup?" (Yehezkiel 18:23).

24 Jul 2026, 11:07